Allah Punya Alat Kelamin

Apa pendapat anda ketika saya berkata ” Allah punya Alat kelamin?” hehehe, mungkin jadi pembahasan yang seru kali ini.
komentar anda sangat saya tunggu…..

9 Comments »

  1. One Said:

    Kaya gini koq seru ho ho ho
    gak ada kerjaan laen y

  2. One Said:

    Dari pada gak ad kerjaan lbh baek istighfar. Kalok nggak nyapu2 jalan, brShIN parit, byr gk bANjir ho.. Ho.. Ho..
    Cz Ilmu manusia itU terbAtas, jd y jgn aneh2. Ukur dulu berapa meter dr bumi ke langit, trus brapa meter persegi langit, trus air laut brapa liter, ikan dlaut ada berapa, pasir dpntai brP biji dan byak lagi. Kalo bisa anda bakal msuk sejarah ho.. Ho.. Ho.. & brarti otak super ho.. Ho.. Ho..

  3. afi Said:

    assalamu’alaikum,wr,wb….

    Pernyataan yg anda ungkapkan adalah sebuah kesalahan besar dan anda sendiri sepertinya blm faham benar dgn ilmu tauhid, krn ungkapan semacam itu pernah terjadi yaitu ketika Nabi Muhammad saw msh hidup. Berikut cerita lengkap kejadian tsbut: Ubay bin Ka’ab meriwayatkan bahwa orang2 musyrik bertanya kepada rasulullah saw: nyatakanlah kepada kami nasab (silsilah keturunan) Tuhanmu. Rasulullah saw sangat marah sekali dan Allah swt menurunkan surat al-ikhlas, yang berbunyi qul huwallaahu ahad sampai akhir ayat. H.R. Imam Ahmad, Tirmidzi, Hakim dll… Ini adalah asbabun nuzul (sbb turunnya) surah al-ikhlas yang memberikan penjelasan ketika orang2 musyrikin betanya tentang silsilah keturuan TUhan maka jawabannya terdapat dlm surat al-ikhlas dr ayat 1-4 yang artinya sebagai berikut:
    1. Katakanlah (Wahai Muhammad): “(Tuhanku) ialah Allah Yang Maha Esa;
    2. “Allah Yang menjadi tumpuan sekalian makhluk untuk memohon segala hajat; (Allah tempat bergantung semua makhluk)
    3. “Ia tiada beranak, dan ia pula tidak diperanakkan;
    4. “Dan tidak ada sesiapapun Yang serupa denganNya”.

    jawabannya jelas bahwa Allah swt mempunyai sifat Esa, tempat bergantung semua makhluk, tidak dilahirkan dan tidak melahirkan (atau dengan kata lain bukan lelaki atau perempuan), dan ayat terakhir adalah sebuah penegasan yang nyata bahwa Allah swt tidak serupa dengan apapun yang ada dalam alam semesta ini, baik itu makhluk yang terlihat ataupun yang tidak terlihat oleh mata kita.

    dengan penjelasan ini saya harapkan anda dapat memahami tauhid dengan benar, krn ilmu tauhid adalah dasar aqidah seorang muslim dan saya rasa anda juga tahu bahwa tanpa aqidah yang betul maka semua amal ibadah seorang hamba akan tertolak… sebagaimana disebutkan dlm al-qur’an surat al-nur ayat 39 yang bermaksud: orang2 kafir amalan mereka sprti halnya fatamorgana yang oleh orang2 yang kehausan menyangka air, tetapi jika didekati tidak terdapat apapun.

    pernyataan yg serupa jg terekam dlm al-qur’an yaitu ttg malaikat. Hal ini terdapat pada surat al-Zukhruf ayat 19, yang artinya: “Dan mereka pula menyifatkan malaikat – Yang juga menjadi hamba-hamba Allah Yang Maha Pemurah itu – jenis perempuan. Adakah mereka menyaksikan kejadian malaikat itu? akan dituliskan kata-kata mereka (yang dusta itu), dan mereka akan ditanya kelak (serta akan menerima balasannya).

    Saudaraku yg terhormat, dua dalil di atas sya kira sdh lebih dari cukup untuk mematahkan argumen orang2 kafir dan musyrik. Sebagai muslim semestinya kita mengikuti ajaran tersebut, bukan mendustakan atan mengingkarinya. Ingatlah pada hari ini kita msh diberi kesempatan untuk beristighfar, beramal soleh, beribadah, dan juga bertaubat…. sungguh kelak akan datang suatu hari yg mana airmata dan penyesalan tidak ada gunanya lagi, maka dari itu sblum hari itu dtg sya mengingatkan diri saya sendiri besrta semua saudara seiman untuk mengingati hari tersebut sehingga kita berhati2 dlm melangkahkan kaki di kehidupan dunia yang fana ini. wassalamu’alaikum,wr,wb…

    • ulumulislam Said:

      bener apa yang anda katakan sobat,, cuma ini ga ada hubungannya dengan nasab, seperti yang anda terangkan diatas, :D

    • Sindu Sindoro Said:

      Saya setuju banget tuh!! Alloh kelaminnya banyak malah secara kasat mata ….wkwkwkwkwk
      Justru kalau tidak setuju Alloh punya kelamin saya kira ketauhiddannya masih bisa di bilang rendah… :)

  4. Afi Said:

    Justru ini hubungannya sangat erat dengan nasab, karena itulah surat al-ikhlas perlu dikaji mengikut metode ahli tafsir dan kita juga perlu berfikir secara jernih untuk menggali makna yang tersirat di dalamnya.

    Faktanya anda sendiri bisa lihat dalam kehidupan nyata ini bahwa jika suatu benda tidak dilahirkan maka sudah pasti benda tersebut bukan lelaki atau perempuan (tidak mempunyai alat kemalin), sebagai contoh kursi, meja, komputer, langit, bumi, malaikat, air, batu dll… Semua benda yang tidak dilahirkan apakah mempunyai alat kelamin? jawabannya tentu tidak. Apa iya ada batu yang berjenis kelamin lelaki? Atau komputer yg jenis kelaminnya perempuan? Kalau anda mengatakan bahwa benda2 tersebut berjenis kelaim, tentu kwn2 anda akan menertawakan bukan???

    Oleh karena itulah dalam surat al-ikhlas dijelaskan bahwa Allah swt tidak dilahirkan dan tidak melahirkan (dengan kata lain bukan lelaki atau perempuan), dan ayat terakhir adalah sebuah penegasan yang nyata bahwa ALLAH SWT TIDAK SERUPA DENGAN APAPUN YANG ADA DALAM ALAM SEMESTA INI, baik itu makhluk yang terlihat ataupun yang tidak terlihat oleh mata kita.

    Kalau Allah swt sendiri sudah menegaskan lewat firmanNya di dalam al-qur’an yang sudah pasti keabsahannya bahwa Dia tidak serupa dengan apapun dengan segala sesuatu apapun yang ada di dunia ini, maka jika anda menyamakan Allah swt dengan para maklukNya itu sudah jelas bahwa aqidah anda sudah cacat. Atau dengan kata lain anda telah mengingkari al-qur’an dan sudah jelas siapa yang ingkar dengan al-qur’an bukan termasuk orang yang beriman. walllahu a’lam bissawab…

    saya tidak ingin memperpanjang diskusi dengan anda, karena hujjah yang al-qur’an nyatakan sudah sangat jelas, sya hanya bisa sedikit menguraikan sekelumitnya saja.

    pesan saya bacalah al-qur’an dan pelajarilah maknanya, insya allah kita akan lebih banyak menangis daripada menghujat kandungannya.

    • ulumulislam Said:

      iya benar, apa kata anda.
      Faktanya anda sendiri bisa lihat dalam kehidupan nyata ini bahwa jika suatu benda tidak dilahirkan maka sudah pasti benda tersebut bukan lelaki atau perempuan (tidak mempunyai alat kemalin), sebagai contoh kursi, meja, komputer, langit, bumi, malaikat, air, batu dll… Semua benda yang tidak dilahirkan apakah mempunyai alat kelamin? jawabannya tentu tidak. Apa iya ada batu yang berjenis kelamin lelaki? Atau komputer yg jenis kelaminnya perempuan? Kalau anda mengatakan bahwa benda2 tersebut berjenis kelaim, tentu kwn2 anda akan menertawakan bukan???

      saya mau tanya “alat kelamin anda kepunyaan siapa?

      Oleh karena itulah dalam surat al-ikhlas dijelaskan bahwa Allah swt tidak dilahirkan dan tidak melahirkan (dengan kata lain bukan lelaki atau perempuan), dan ayat terakhir adalah sebuah penegasan yang nyata bahwa ALLAH SWT TIDAK SERUPA DENGAN APAPUN YANG ADA DALAM ALAM SEMESTA INI, baik itu makhluk yang terlihat ataupun yang tidak terlihat oleh mata kita.

      itu memang benar.

      Kalau Allah swt sendiri sudah menegaskan lewat firmanNya di dalam al-qur’an yang sudah pasti keabsahannya bahwa Dia tidak serupa dengan apapun dengan segala sesuatu apapun yang ada di dunia ini, maka jika anda menyamakan Allah swt dengan para maklukNya itu sudah jelas bahwa aqidah anda sudah cacat. Atau dengan kata lain anda telah mengingkari al-qur’an dan sudah jelas siapa yang ingkar dengan al-qur’an bukan termasuk orang yang beriman.

      saya juga setuju.

      saya tidak ingin memperpanjang diskusi dengan anda, karena hujjah yang al-qur’an nyatakan sudah sangat jelas, sya hanya bisa sedikit menguraikan sekelumitnya saja.

      terima kasih atas keterangannya.

      pesan saya bacalah al-qur’an dan pelajarilah maknanya, insya allah kita akan lebih banyak menangis daripada menghujat kandungannya.

      saya ngga menghujat kandungan alqur’an.

  5. hai kamu manusia laknat dan otak anjing

    • ulumulislam Said:

      terima kasih bapak habib Abdullah Hadi Assegaf atas do’a yang antum utarakan, saya memang sedang kepengin otak saya seperti otak anjing, yang selalu nurut dengan majikan saya.
      dan saya juga ingin menjadi anjing yang seperti anjing ashabul kahfi, yang cuma ngekor kesana kemari bisa masuk surga.
      saya lebih suka anda yang melaknat daripada anda yang dilaknat.


{ RSS feed for comments on this post} · { TrackBack URI }

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.